ajilogo

Siaran Pers : untuk disebarluaskan segera dan dikutip media

ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN

Nomor :
026/AJI-Div.Etik/P.S/VI/2013
Perihal : Pernyataan Sikap AJI Indonesia
Tentang Forum Pemred

AJI Ingatkan Forum Pemred
Indonesia

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyatakan prihatin
terhadap pertemuan Forum Pemred Indonesia yang digelar 13-14 Juni 2013 di Nusa
Dua Bali. Memasuki tahun politik atau setahun menjelang Pemilu 2014, pertemuan
ratusan pemred media se-Indonesia bisa menimbulkan spekulasi politik yang tidak
perlu.

AJI secara organisasi menerima keluhan dari berbagai kalangan terkait
sepak terjang Forum Pemred. Para pemimpin redaksi media yang berusaha menjaga
independensi news-room mengeluhkan
adanya upaya menggunakan Forum Pemred untuk memperjuangkan kepentingan politik
tertentu. Forum ini dihadiri bukan saja oleh pemimpin redaksi media, namun juga
pimpinan perusahaan, pejabat negara, dan pemilik media yang berkecimpung dalam
politik.

AJI mengingatkan, Forum Pemred berpotensi keluar dari jalur
profesionalisme dan etika jurnalistik yang seharusnya dibangun dalam era pers
bebas dan demokrasi saat ini. Di tengah berbagai masalah, seperti masih banyak
wartawan digaji di bawah standar (termasuk kontributor dan freelancer), tiadanya
jaminan asuransi dan perlindungan profesi, ancaman kekerasan yang menghantui
pekerja pers, serta rendahnya kualitas dan etika wartawan, AJI mempertanyakan
relevansi pertemuan Forum Pemred dengan fasilitas mewah di Bali.

Menurut Kontan Online, Kamis 13 Juni 2013, peserta Forum Pemred
mendapatkan tiket pesawat pulang-pergi dari tempat asal, hotel bintang selama
tiga hari, dan makan gratis. Saat registrasi di Bali Nusa Dua Convention Hall,
peserta mendapatkan bingkisan selain ID card sebagai peserta forum. Bingkisan
itu berisi antara lain satu kilogram gula pasir, sebotol minyak angin, makanan
ringan kacang goreng, dan satu bungkus kondom. Patut dipertanyakan, bagaimana
dan dari mana Forum Pemred memperoleh fasilitas seperti itu.

Hadir dalam pertemuan Forum Pemred di Bali sejumlah Menteri
Kabinet Indonesia Bersatu, seperti Menko Ekonomi Hatta Rajasa, Menteri
Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Gubernur Bank
Indonesia Agus Marwotowardojo, Dirut Pertamina Karen Agustiawan, dan sejumlah
pengusaha nasional. Presiden SBY dijadwalkan menutup pertemuan pada Jumat, 14
Juni 2013.

Melalui surat ini, AJI menyampaikan hal-hal sebagai berikut
:

1. AJI mengingatkan agar Forum Pemred tidak
melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ) pasal 6 : Yakni “Wartawan Indonesia tidak
menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap”. Dalam hal penafsiran, “suap”
adalah segala pemberian dalam bentuk uang, benda, atau fasilitas dari pihak
lain yang mempengaruhi independensi.

AJI juga mengingatkan
agar pembentukan Forum Pemred sesuai dengan Peraturan Dewan Pers tentang
Organisasi Wartawan diantaranya, poin 8 : Organisasi wartawan memiliki program
kerja di bidang peningkatan profesionalisme pers. Juga poin 9 : Organisasi
wartawan memiliki kode etik, yang tidak bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik
yang ditetapkan Dewan Pers.

2. AJI menyerukan anggotanya agar tidak mengikuti
keputusan apapun dari forum tersebut, terutama jika bertentangan dengan prinsip
independensi, profesionalisme, dan etika jurnalistik. AJI mendukung hak setiap
orang untuk berorganisasi dan menyampaikan pendapat. Namun AJI menentang upaya
pengorganisasian wartawan yang menjadikan pers sebagai corong kepentingan
politik tertentu, perpanjangan tangan pemilik modal, yang menyerobot
independensi ruang redaksi.

3. Kepada Pemimpin Redaksi yang hadir di Bali,
hendaknya membahas secara serius masalah kesejahteraan wartawan, independensi
redaksi di depan penguasa dan pengusaha, dan bagaimana Kode Etik Jurnalistik
(KEJ) menjadi marwah pers Indonesia, serta upaya serius menghentikan aksi-aksi
kekerasan terhadap jurnalis di seluruh Indonesia.

Demikian pernyataan sikap Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
Indonesia, untuk disebarluaskan.

Jakarta, 13 Juni 2013

Eko Maryadi Willy
Pramudya
Ketua AJI Indonesia Koordinator
Divisi Etik Profesi AJI
0811-852-857 0817-910-5995

Sekretariat AJI Indonesia
Jl. Kembang Raya No. 6
Kwitang, Senen, Jakarta Pusat 10420
Indonesia
Phone (62-21) 315 1214
Fax (62-21) 315 1261
Website : www.ajiindonesia.org
http://aji-div.etik/P.S/VI/2013
aji-div.etik